Home » » Belanja Oleh-oleh Khas Malaysia di Karyaneka

Belanja Oleh-oleh Khas Malaysia di Karyaneka


img
Dok. Wolipop
Jakarta - Dengan menggunakan Hop On Hop Off, dari KLCC kami bertolak menuju National Craft Complex yang terletak di Jalan Conlay. Di sini ada berbagai kerajinan dan oleh-oleh khas Malaysia. Mulai dari gantungan kunci, kaos bertuliskan Malaysia, batik, kain tenun, patung, lukisan, dan masih banyak lagi. Tempat yang tepat untuk mencari oleh-oleh yang Malaysia banget.

Menurut informasi yang saya dapat dari teman yang sekolah di Malaysia, harga barang-barang dis ini lebih mahal dibanding Central Market. Menurut saya memang ada beberapa barang yang lebih mahal, tapi ada juga yang lebih murah. Lagipula, barang yang lebih mahal di sini kualitasnya lebih bagus daripada barang yang ada di Central Market. Ibaratnya kalau kita berkunjung di Yogyakarta, Central Market itu seperti Malioboro dan Karyaneka itu seperti Mirota Batik.

Di kompleks ini juga ada galeri untuk belajar membuat guci, batik, maupun melukis. Berhubung waktunya terbatas, saya dan Dina memilih langsung masuk ke Karyaneka. Barang-barang yang dijual tidak berbeda jauh seperti Indonesia, ada daster batik, peci, tas dari anyaman bambu, dan kerajinan tangan yang dapat kita jumpai di tanah air.

Di sini saya membeli kaos yang ada gambar Petronas Twin Tower, harganya bervariasi, tergantung kualitas bahannya. Harga mulai dari RM 17 sampai RM 40. Kaos-kaos ini juga dijual di Petailing street, tapi kalau kamu takut tertipu harga di sana, lebih baik kamu membeli di sini.

Selain itu saya juga membeli tas kanvas yang ada bordiran Petronas Twin Tower seharga RM 21, cukup murah karena bahannya sangat halus dan bordirannya rapi. Selanjutnya saya membeli gantungan kunci yang bertuliskan Malaysia, harganya variatif dari RM 2 sampai RM 20.

Sedangkan Dina membeli magnet kulkas dengan gambar busana khas Malaysia dan dompet koin dari anyaman bambu yang berwarna-warni. Lucu. Barang-barang tersebut bisa dibeli dengan harga RM 9 untuk magnet dan RM 13 untuk dompet.

Setelah selesai berbelanja, kami keluar dari Karyaneka untuk menyetop Hop On Hop Off. Hari masih terik, semangat berbelanja kami masih membara, uang masih banyak. Baiklah, mari kita menuju Mesjid Jamek. Kira-kira ada apa saja yah?
Bukit Bintang: Segitiga Emas Malaysia dan Surga Belanja Bagi Wisatawan
 
Bukit Bintang: Segitiga Emas Malaysia dan Surga Belanja Bagi Wisatawan
Berbelanja oleh-oleh menjadi kegiatan yang paling ditunggu-tunggu untuk wisatwan yang sedang mengunjungi daerah tertentu. Di pusat oleh-oleh biasanya mereka berbelanja suvenir khas yang melambangkan daerah tersebut. Nah, di Bukit Bintang, Malaysia, bukan hanya suvenir saja yang diserbu tetapi beberapa merek barang fashion terkenal ramai diserbu wisatawan.
Bukit Bintang terletak di daerah segitiga emasnya Kuala Lumpur, lokasinya strategis karena dekat dengan Petronas Towers KLCC dan juga dengan pusat belanja seperti China Town dan Central Market. Dan saat saya mengunjungi Malaysia mendapat kesempatan untuk mengunjungi beberapa mall yang cukup populer di daerah Bukit Bintang di antaranya adalah Sungei Wang, Berjaya Times Square dan Lot 10.

Sungei Wang
Sungei Wang merupakan mall yang menyediakan berbagai macam fashion untuk anak muda, asesoris fashion, suvenir, dekorasi untuk rumah dan lain-lain. Dan outlet yang paling ramai yaitu Vincci yang dikenal sebagai merek alas kaki dari Malaysia dan memang selalu ada diskon. Sungei Wang juga nyambung dengan BB Mall, mall yang mirip dengan Sungei Wang tapi tidak seramai Sungei Wang.
Barang-barang di Sungei Wang masih bisa ditawar. Tapi rasanya harga tidak begitu jauh dengan Jakarta. Saat berbelanja di sini pastikan barang yang kamu cari tidak bisa ditemukan di tempat kita berasal dan pastikan pula harganya lebih murah. Jadi tidak akan menyesal dikemudian hari.

Berjaya Times Square

Berjaya Times Square merupakan mall super gede milik grup konglomerat Berjaya Group yg terletak terletak di seberang jalan Plaza Imbi. Ini mall besar sekali, rasanya waktu sehari kurang untuk menjelajahinya. Outlet-outlet disini banyak juga yang merek internasional, tapi lebih banyak lagi barang-barang merek lokal.
Selain menjual berbagai macam barang yang tipikal seperti mall-mall di Jakarta, mall berlantai 10 ini juga menyediakan taman bermain indoor seperti mini Dufan tapi terletak di dalam ruangan. Taman indoor nya terbagi dua yaitu untuk remaja dan untuk anak-anak, masing-masing dipisahkan oleh beberapa lantai gedung.

Bagi pecinta buku disini juga terdapat toko buku Borders yang katanya merupakan toko buku Borders terbesar di Asia Tenggara. Saya betah disini berjam-jam, dan anak saya juga betah disini karena banyak menjual buku anak-anak yang menarik dan terkadang juga ada acara Reading Time. Borders juga nyambung ke Star Bucks, jadi anda bisa baca buku sambil ngupi-ngupi.

Lot 10
Lot 10 letaknya persis di seberang Sungei Wang, ia merupakan mall upmarket pertama di daerah Bukit Bintang yang dibangun sekitar akhir tahun 80-an. Untuk menyesuaikan diri dengan pembangunan mall di sekitarnya, pada akhir tahun 90 an mall ini di renovasi kembali.
Disini terdapat outlet seperti Isetan, Guess, Bodyshop, The Hour Glass, Royal Selangor, Dome Cafe, Standard Chartered financial spa, San Francisco Coffee, Cafe Societe, Delifrance, Page One, dan lain-lain. Kalau kamu tidak suka belanja, kamu bisa mencoba menelusuri daerah terkenal disini yang namanya 'Bintang Walk', letaknya persis di depan Lot 10.

Untuk menuju ke daerah mall-mall ngetop di jantung kota KL ini kamu bisa menggunakan kereta api monorail dan berhenti di stasiun Bukit Bintang, atau kalau tidak mau repot-repot panggil taksi aja dan suruh supir taksinya ke Bukit Bintang area. (zet/ft:berbagai sumber)
 
Oleh2 coklat dari KL

Jadwal jalan-jalan telah usai dilaksanakan, kini saatnya berburu oleh-oleh khas Malaysia. Di mana cari tempat oleh-oleh khas Malaysia di Kuala Lumpur? I’ll show you, cekidot…

Stasiun Masjid Jamek
Tempat ini tak sengaja saya temukan kala ingin mengunjungi Masjid Jamek, ternyata di seberang stasiun Masjid Jamek terdapat pedagang kaki lima yang menjajakan barang dagangan yang di antaranya dapat dijadikan buah tangan/oleh-oleh dari Malaysia.

Oleh-oleh Malaysia
Central Market
Salah satu tempat kerajinan tangan dan suvenir lainnya. Saya tidak sempat mampir ke tempat ini, tapi ada yang bilang di tempat ini harga barang tidak bisa ditawar.

Petaling Street/Chinatown
Terletak di Jalan Petaling, tempat ini wajib dikunjungi karena kemudahan aksesnya. Dari Stasiun Pasar Seni dapat ditempuh sekitar 10 menit berjalan kaki, dari terminal Puduraya sekitar 15 menit berjalan kaki. Tempat ini menjadi pusat penjualan suvenir murah meriah seperti baju, gantungan kunci, pajangan piring, miniatur Twin Tower dan lain sebagainya. Di daerah ini terdapat pula berberapa penginapan/hotel kelas backpaker namun akan cukup kesulitan menemukan penginapan karena terkesan tersembunyi oleh kios-kios pedagang.

Kisaran harga suvenir di tempat ini (belum ditawar) :

Gantungan kunci RM 6-7/set (isi 6 buah)
T-shirt dewasa RM 8
T-shirt anak-anak RM 5
Magnet kulkas RM 10/3 buah
Pajangan piring RM 20-25
Miniatur pesawat RM 25
 Tips :
  • Petaling Street merupakan pasar malam, jadi jangan berharap banyak untuk berbelanja pada siang hari.
  • Hati-hati terhadap copet.
  • Harga di sini bisa ditawar

0 comments:

Diberdayakan oleh Blogger.

Pages - Menu

Blog Archive

Blogger Template by Basnetg.com